Pendaftaran Santri Mahasiswa Baru STIKes Surya Global TA 2020 2021 sudah dibuka -- Alhamdulillah Program Studi Keperawatan & Program Pendidikan Profesi Ners STIKes SURYA GLOBAL meraih Peringkat B Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan LAM PTKes dengan nomor: 0125 LAM PTKes Akr Sar III 2019 dan 0126 LAM PTKes Akr Pro III 2019 -- PENDAFTARAN MAHASISWA BARU STIKES SURYA GLOBAL 2019 2020 telah DIBUKA -- Program Studi S 1 Kesehatan Masyarakat Konsentrasi: Manajemen Rumah Sakit, Sistem Informasi Kesehatan, Kesehatan Reproduksi Akreditasi Peringkat B SK No. 157 BAN PT Ak XVI S VII 2013 -- ♦ Jadilah Sarjana Kesehatan sekaligus Penghafal Qur an ♦ Gantilah sebagian biaya Kuliahmu dengan menghapalkan Al Qur an ☺

Berita

Rabu, 04 Desember 2019, 4:20 WIB

KUNJUNGAN MAHASISWA DAN DOSEN JAMES COOK UNIVERSITY AUSTRALIA KE STIKES SURYA GLOBAL

Hari Selasa 3 Desember 2019 STIKes Surya Global mendapat kunjungan 20 mahasiswa dan 2 dosen dari James Cook University Australia. Saat tiba di GSP Pesantren STIKes Surga rombongan disambut dengan tarian selamat datang yaitu Tari Sembah yang berasal dari daerah Lampung yang dibawakan oleh 3 mahasiswi STIKes Surya Global.


Kemudian rombongan masuk ke ruang GSP 1 yang disambut antara lain oleh Ketua STIKes Surya Global bapak Dwi Suharyanta, ST, MM,M.Kes, Wakil Ketua I bapak Dedy Koeswoyo, S.IP, M.PH, Wakil Ketua III, bapak Suyatno, S.Pd.I,M.Pd.I, Kepala Prodi Keperawatan bapak Supriyadi, S.Kep., Ns., M.Kes., dan beberapa dosen lainnya. Pak Dwi Suharyanta menyambut kedatangan para tamu dari James Cook Univesity dengan memperkenalkan secara singkat tentang profil kampus STIKes Surya Global. Dilanjutkan dengan sambutan dari mas Yodi selaku Koordinator Program Karima Health Care. Sambutan berikutnya adalah dari Mrs. Sally White dari James Cook University yang mengapresiasi sambutan yang ramah dan hangat dari sivitas akademika STIKes Surya Global.


Acara dilanjutkan dengan presentasi-presentasi. Presentasi pertama dari dosen prodi Keperawatan pak Aris Setyawan, S.Kep., Ns. tentang Holistik Integratif Care yang dilanjutkan dengan presentasi dari ibu Niken Setyaningrum, S.Kep., Ns., M.Kep., tentang simulasi Kegawatdaruratan dari para mahasiswa Keperawatan STIKes Surya Global. Presentasi terakhir dari mahasiswa prodi Pendidikan Profesi Ners, Dwi Kuniarsih. Setelah itu dilakukan acara penyerahan cendera mata yang diserahkan oeh Ketua STIKes Surya Global kepada pimpinan rombongan James Cook University yang diterima Mrs. Sally White, Mrs Gaye Clark dan satu-satunya mahasiswa laki-laki James Cook University yang bernama Philip.


Kunjungan dan rekognisi 22 orang dari JCU ini juga atas kerjasama dengan Karima Health Care Community yang merupakan komunitas yang bergerak dalam bidang kesehatan. Rombongan mahasiswa keperawatan dari James Cook University yang merupakan universitas tertua kedua di Australia ini didampingi oleh 2 dosen yakni Mrs. Sally White dan Mrs. Gaye Clarck. Mrs. Sally White dan Mrs. Gaye Clark, keduanya dosen Nursing Midwifery & Nutrition di James Cook University.


Kemudian rombongan dari James Cook University diajak menuju ke Kampus Timur STIKes Surya Global. Di sana mereka langsung menuju ke Mini Hospital STIKes Surya Global sebagai tempat praktikum mahasiswa prodi keperawatan STIKes Surya Global. Ruangan-ruangan yang dikunjungi antara lain Perawatan Bedah Medikal, Ruang Perawatan Anak, Ruang Maternitas, Instalasi Bedah Sentral dan Ruang gawat Darurat yang kebetulan masing-masing ruangan sedang dilaksanakan praktikum mahasiswa prodi Keperawatan.


Setelah berkunjung ke STIKes Surya Global rencananya rombongan dari James Cook University akan melaksanakan Nursing Placement di desa Dlingo Bantul hingga 18 Desember 2019. Nursing Placement di Desa Dlingo oleh para mahasiswa James Cook University ini antara lain berupa pemberian layanan kesehatan seperti: Pemetaan kebutuhan kesehatan, layanan kesehatan dan indikator PTM (Penyakit Tidak Menular), Pemeriksaan metabolik, Pemerikasaan kesehatan dan pengobatan gratis kepada warga desa setempat. (HNC)

Lihat Selengkapnya
Selasa, 26 November 2019, 7:48 WIB

LAUNCHING DAN PERESMIAN SURYA GLOBAL LANGUAGE & SKILL DEVELOPMENT (SURGA-LSD)

Sekretaris Utama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Drs. H. Tatang Budie Utama Razak, MBA, mengatakan, data Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa secara global akan terjadi kekurangan tenaga kesehatan sebanyak 12,9 juta di tahun 2035. Antara lain disebabkan jumah penduduk yang semakin menua (aging population) yang akan memicu peningkatan kebutuhan tenaga kesehatan (careworker). Disamping itu kebutuhan akan tenaga perawat di negara-negara maju semakin meningkat setiap tahunnya yang saat ini dibutuhkan 23.000 tenaga perawat full time. Amerika Serikat saja membutuhkan sekitar 510.000 perawat hingga 2030 (berdasarkan perkiraan Federal Bureau of Labor Statistic). Hal ini disampaikannya di hadapan sekitar 150 mahasiswa Keperawatan semester VII STIKes Surya Global di Grha Santripreneur 2 STIKes Surya Global pada hari Jum'at (22/11/2019) dalam acara launching dan peresmian Surya Global Languange and Skill Development (SURGA-LSD). Acara ini dihadiri antara lain: Kepala Dinas Tenaga Kerja DIY, Ketua STIKes Surya Global bapak Dwi Suharyanta, ST.MM. M.Kes, Wakil Ketua III bapak Suyatno, S.Pd.I, M.Pd.I, Kepala Prodi Keperawatan STIKes Surya Global bapak Supriyadi, S.Kep, Ners, M.Kes., dan beberapa jajaran dari Dinas Tenaga Kerja DIY dan beberapa dosen Keperawatan STIKes Surya Global. Dalam pemaparannya tentang Peluang dan Tantangan Pasar kerja Bidang Kesehatan di Luar Negeri, pak Tatang menyebutkan bahwa Amerika Serikat membutuhkan 15.800 tenaga perawat dengan income US$70.000/tahun atau US$35,65/jam. Perawat asing yang dibutuhkan di AS adalah yang berpengalaman dan memiliki spesialisasi seperti Registered Nurse (RN). Sedangkan di Kuwait minimal gaji Tenaga Kesehatan berkisar antara Rp 23 juta - Rp 25 juta. Jerman membutuhkan 260.000 tenaga kerja asing di berbagai sektor sampai tahun 2030 (146.000 dari non Uni Eropa) dengan gaji awal EU 2000 (sekitar Rp 32 juta) yang semua biaya ditanggung pihak Jerman termasuk pendidikan bahasa Jerman selama 6 bulan di Indonesia. Pak Tatang yang juga pernah menjadi Duta Besar RI di Kuwait ini menyampaikan, pemerintah telah menerbitkan UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. UU ini memastikan memberikan pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya, baik hukum maupun ekonomi, serta memastikan akan mengirim tenaga kerja terampil dan profesional dengan membuka pasar-pasar baru di beberapa negara. Di hadapan para mahasiswa Keperawatan STIKes Surya Global, pak Tatang menyampaikan, BNP2TKI akan mulai membangun pengelolaan PMI dari Liabilities menjadi Aset, karena pada UU Nomor 18 Tahun 2017 ada perlindungan ekonomi bagi PMI dan Keluarganya. Tujuannya untuk meningkatkan kemakmuran PMI dan keluarganya, serta menekan terjadinya kasus-kasus yang menimpa PMI. Terakhir beliau menyampaikan pesan, "Kita harus merubah mindset bahwa belajar kemudian bekerja anda harus tahu tujuannya apa, untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Untuk memperoleh kehidupan yang baik maka bekerja di tempat yang baik. Untuk dapat bekerja di tempat yang baik ya harus berprestasi yang baik. Untuk berprestasi dengan baik ya harus belajar dengan baik, dst..." Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Peresmian Surya Global Language and Skill Development (SURGA LSD) oleh Sestama BNP2TKI yang disaksikan oleh Ketua STIKes Surya Global, Kaprodi Keperawatan STIKes Surya Global, Kadinas Tenaga Kerja DIY, dan beberapa jajaran dari Dinas Tenaga Kerja DIY dan sivitas STIKes Surya Global.

Lihat Selengkapnya
Senin, 18 November 2019, 10:54 WIB

PENANDATANGAN MoU Antara STIKES SURYA GLOBAL Dengan BOROMARAJONANI COLLEGE Of NURSING KHON KAEN Pada Pertemuan IHSEP 2019 di THAILAND

Ketua STIKes Surya Global bapak Dwi Suharyanta, ST,MM,M.Kes. menghadiri pertemuan International Conference on Advancement in Health Science Education and Professionals 2019 (iHSEP) yang berlangsung di The Miracle Grand Convention Hotel, Bangkok, Thailand pada 11-13 November 2019. Pertemuan ini juga sebagai tindak lanjut untuk melakukan dalam penandatanganan MoU perpanjangan kerjasama antara STIKes Surya Global dengan Boromarajonani College of Nursing Khon Kaen selama 5 tahun. Ketua STIKes Surya Global bapak Dwi Suharyanta, ST, MM, M.Kes. menandatangani MoU tersebut bersama Ketua Bidang Akademik dan Kerjasama Boromarajonani College of Nursing Khon Kaen ibu Dr. Supawadee Thaewpia, Ph.D. Kerjasama di bidang penelitian antara kedua perguruan tinggi kesehatan ini sudah terjalin dengan baik dan dengan penuh persahabatan sehingga kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan lagi kerjasama selama 5 tahun kedepan.



Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa negara yang diwakili beberapa institusi yang salah satunya adalah Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) di mana prodi Pendidikan Profesi Ners STIKes Surya Global menjadi anggotanya.


Ketua iHSEP 2019, Dr. Sukhum Kanchanapimai yang juga selaku Sekretaris Tetap Kementerian Kesehatan Masyarakat Kerajaan Thailand menyampaikan kekuatan pendorong upaya reformasi perawatan kesehatan saat ini dalam pendidikan profesi dan praktik kesehatan menjadi perhatian khusus telah diberikan pada persiapan tenaga profesi kesehatan sebagai alat penting dalam mencapai tujuan dari reformasi sistem perawatan kesehatan untuk perawatan yang lebih baik, kesehatan yang lebih baik, peningkatan akses dan terutama biaya yang lebih rendah. Para profesional kesehatan dilatih dengan tepat, dalam jumlah yang tepat, dengan distribusi yang tepat di seluruh disiplin ilmu dan memanfaatkan berbagai keterampilan mereka sangat penting untuk mencapai tujuan ini. Hal ini akan membutuhkan inovasi dalam pendidikan tinggi untuk melatih para profesional kesehatan untuk berpikir kritis tentang masalah yang dihadapi oleh pasien dan para penyedia layanan medis, setiap harinya. Bidang penelitian dan inovasi yang dibutuhkan adalah bidang yang akan lebih menyelaraskan pendidikan dan praktik dengan kebutuhan publik. Untuk itu, keberhasilan inovasi harus ditentukan oleh fungsi dan sejauh mana mereka mengarah pada peningkatan kesehatan populasi, hasil pasien, dan kinerja sistem dan praktik perawatan kesehatan.


Konferensi ini merupakan upaya untuk menyediakan platform bagi para pendidik, pembuat kebijakan, praktisi dan profesi kesehatan, peneliti dan akademisi. Sebuah platform, di mana mereka dapat berbagi pandangan, pengalaman, dan informasi tentang kemajuan terbaru dengan rekan-rekan mereka yang bekerja di bidang ilmu kesehatan, kesehatan masyarakat, dan pemerhati kesehatan lainnya.


Lihat Selengkapnya
Selasa, 05 November 2019, 10:17 WIB

KUNJUNGAN MAHASISWA UNIVERSITY of THE SUNSHINE COAST AUSTRALIA KE STIKES SURYA GLOBAL

Pada hari Jum'at siang tanggal 1 November 2019 STIKes Surya Global kedatangan tamu dari mahasiswa School of Nursing, Midwifery and Paramedicine University of The Sunshine Coast (USC) yang merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di Australia. Kedatangan mereka didampingi juga oleh beberapa dosen dan perwakilan dari Karima Health Care Community. Mereka diterima di ruang GSP 1 oleh Ketua STIKes Surya Global bapak Dwi Suharyanta, ST, M.PH., Amir Pesantren Surga bapak Sugiono, S.IP., MM.,M.PH., Wakil Ketua I bapak Dedy Koeswoyo,S.IP., M.PH., Wakil Ketua III bapak Suyatno, S.Pd.I.,M.Pd.I., Kepala prodi Pendidikan Prefesi Ners ibu Ani Mashunatul Mahmudah, S.Kep., Ns., M.Kep., dan beberapa dosen lainnya. Dalam kesempatan ini Ketua STIKes Surya Global mengucapkan selamat datang kepada para dosen dan mahasiswa USC ke kampus STIKes Surya Global. Pak Antok juga memperkenalkan STIKes Surya Global dimana nama Surya Global disingkat menjadi Surga yang dalam bahasa Inggris adalah 'heaven'.


Sedangkan perwakilajn dari USC juga mengapresiasi sambutan yang baik dan ramah dari STIKes Surga. Dalam kesempatan ini pula dosen prodi Keperawatan bapak Aris Setyawan, S.Kep., Ns. menyampaikan presentasi tentang Keperawatan Holistik yang diajarkan kepada para mahasiswa Keperawatan STIKes Surga. Saat adzan berkumandang acara dihentikan sementara untuk memberi kesempatan bagi yang muslim untuk sholat Ashar di masjid Baitu Surga. Setelah itu dilanjutkan perkenalan oleh masing-masing mahasiswa dan dosen USC.


Kemudian dilangsunkan penyerahan sertifikat dari USC yang kemudian diterima Ketua STIKes Surya Global. Setelah itu dilangsungkan foto bersama di depan GSP STikes Surga. Para mahasiswa dan dosen USC dengan didampingi beberapa anggota Majelis dan mahasiswi prodi Keperawatan kemudian menuju ke kampus timur untuk mengunjungi Mini Hospital dengan berjalan kaki melewati pesantren mahasiswa STIkes Surga. Sesampainya di Mini Hospital STIKes Surya Global para mahasiswa USC tampak antusias melihat berbagai ruangan seperti ruang rawat inap, Instalasi Bedah Sentral, ruang rawat anak, dll sebagai tempat praktik simulasi bagi para mahasiswa Keperawatan STIKes Surya Global.


Sesampainya di lapangan kampus timur mereka menjumpai mahasiswa Keperawatan STIKes Surya Global sedang latihan simulasi Kegawat Daruratan, bahkan salah satu mahasiswa USC ikut terlibat dalam praktek penanganan fraktur. Keakraban mereka juga terjalin saat mahasiswa prodi Kesehatan Masyarakat keluar dari ruang kuliah dan tidak sungkan untuk berfoto bersama. Setelah berfoto bersama para mahasiswa santri STIKes Surya Global, para dosen dan mahasiswa USC kembali ke bus meninggalkan STIKes Surya Global. Rencananya mereka berada di Jogja selama 2 pekan untuk tinggal bersama masyarakat di desa Dlingo Bantul dalam kegiatan semacam kuliah kerja nyata.


Lihat Selengkapnya
Rabu, 02 Oktober 2019, 12:34 WIB

BAKTI SOSIAL BEM STIKES SURYA GLOBAL DI WONOLELO


BAKTI SOSIAL BEM STIKES SURYA GLOBAL DI WONOLELO


Hari Ahad 22 September 2019 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKes Surya Global melaksanakan kegiatan Bakti Sosial ke Desa Wonolelo Pleret Bantul. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan diikuti sekitar 80 warga. Kegiatan Baksos tersebut antara lain penyuluhan kesehatan dan cek kesehatan secara gratis. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari BEM STIKes Surya Global dan dilaksanakan setiap periode kepengurusan. Pada tahun ini kegiatan baksos juga didampingi langsung oleh bapak Suyatno, S.Pd.I, M.Pd.I selaku Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIKes Surya Global.


Reporter: Mira



 
Lihat Selengkapnya
Jumat, 20 September 2019, 11:01 WIB

TELEKONFERENSI STIKes SURGA GLOBAL Dengan BOROMARAJONANI COLLEGE Of NURSING KHON KAEN THAILAND

Pada hari Jum’at, 13 September 2019 berlangsung telekonferensi (teleconference) antara STIKes Surya Global dengan perguruan tinggi kesehatan negeri di Thailand yaitu Boromarajonani College of Nursing Khon Kaen. Di STIKes Surya Global telekonferensi bertempat di ruang Grha SantriPreneur 1 yang diikuti oleh bapak Dwi Suharyanta, MM., M.Kes (Ketua STIKes Surya Global), bapak Supriyadi, S.Kep., Ns., M.Kes (Kepala Program Studi Keperawatan), ibu Ani Mashunatul Mahmudah, S.Kep., Ns., M.Kep (Kepala Program Studi Pendidikan Ners), ibu Hariza Adnani, S.Ag., S.KM., M.Pd., M.Kes.(Kepala LPPM), bapak Eka Oktavianto, S.Kep., Ns., M.Kep., ibu Fitri Dian Kurniati, S.Kep., Ns., M.Kep., ibu Gani Apriningtyas Budiyati, S.Kep., Ns., M.Kep, dan I Made Moh. Yanuar S.,S.Kep., Ns.


Sedangkan di kampus Boromarajonani College of Nursing Khon Kaen Thailand telekonferensi diikuti oleh: Dr. Khannistha Mahem, Ph.D., Dr. Suthida Intaraphet, Dr.Sc., Dr. Siranee Sihapark, Ph.D., Miss Kunlayarat Kadsanit , Miss Pawintra Manadee, Dr. Kulnaree Hanpatchaiyakul, Ph.D., Dr. Songsuda Muenthaisong, Ph.D., Dr. Aimon Butudom, Ph.D., dan Mrs. Piriyakorn Klaypeth. Telekonferensi ini mendiskusikan kerjasama penelitian antara kedua perguruan tinggi kesehatan di kedua negara.


Ringkasan dari telekonferensi ini antara lain:


1). Penelitian 1 dengan tema “Factors Related to the Quality of Life (QOL) Among Elderly”


Proyek penelitian ini akan membahas terkait “Hal-hal yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Lansia” dan akan dilaksanakan selama 7 bulan, dimulai dari bulan September 2019 – Maret 2020.


Penanggung jawab sekaligus penulis utama dari penelitian ini adalah tim dari STIKes Surya Global yang beranggotakan:a. Ani Mashunatul Mahmudah, S.Kep., Ns., M.Kep.b. Supriyadi, S.Kep., Ns., M.Kes.c. Fitri Dian Kurniati, S.Kep., Ns., M.Kep.


Sedangkan tim dari BCNKK sebagai supporting team, yang beranggotakan:a. Dr. Khannistha Mahem, Ph.D.b. Dr. Suthida Intaraphet, Dr.Sc.c. Dr. Siranee Sihapark, Ph.D.d. Miss Kunlayarat Kadsanite. Miss Pawintra Manadee


2). Penelitian 2 dengan tema “The Effectiveness of Smoking Cessation Intervention in Secondary School: A Systematic Review”


Proyek penelitian ini akan membahas terkait “Efektivitas Intervensi Penghentian Perilaku Merokok pada Remaja” dan akan dilaksanakan selama 6 bulan, dimulai dari bulan September 2019 – Februari 2020.


Penanggung jawab sekaligus penulis utama dari peneliti ini adalah tim dari BCNKK yang beranggotakan:a. Dr. Kulnaree Hanpatchaiyakul, Ph.D.b. Dr. Songsuda Muenthaisong, Ph.D.c. Dr. Aimon Butudom, Ph.D.d. Mrs. Piriyakorn Klaypeth


Sedangkan tim dari STIKes Surya Global sebagai supporting team, beranggotakan:a. Dwi Suharyanta, MM., M.Kes.b. Eka Oktavianto, S.Kep., Ns., M.Kep.c. Gani Apriningtyas Budiyati, S.Kep., Ns., M.Kep.


Kegiatan telekonferensi ini akan rutin dilakukan setiap bulan hingga penelitian telah berhasil diselesaikan dan dipublikasikan. Agenda selanjutnya akan dilaksanakan Insyaa Allah pada tanggal 18 Oktober 2019.


Yogyakarta, 16 September 2019


Project Manager


I Made Moh. Yanuar S. S.Kep., Ns

Lihat Selengkapnya