Konsultasi
Polling
Bagaimanakah Menurut Anda Website Baru Ini ?
Ensiklopedia Islam
SEGARAKANLAH
Senin, 15 Februari 2010, 12:32 WIB - Ensiklopedia Islam
Segerakanlah
Oleh Muhammad Arifin Ilham
Dari waktu lahir kehidupan. Dari waktu seseorang dibekap kerugiaan. Dan dari waktu berkelindan antara kemapanan dan kemalangan. Karena itu, waktu ibarat sebilah pedang; ia bisa menyebabkan kematian. Di saat yang lain, ia pun bisa memberi banyak hal.
Sungguh beruntung mereka yang bisa menjadikan waktunya selalu lebih baik dari waktu-waktu sebelumnya. Maka, hendaknya kita isi lembar hidup yang masih Allah sisakan untuk kita, dengan amal-amal terbaik. Waktu yang berlalu tidak mungkin kembali. Dan waktu yang akan datang tidak mungkin ditahan. Untuk itu, kita mesti bersegera melakukan amalan berikut, tanpa ada niat menundanya.
Pertama, taubat. Tidak ada amalan yang bisa menyegerakan lahirnya kebaikan kecuali taubat. Dari taubat, terbuka pintu rahmat dan keberkahan. Taubatlah yang memberikan kesempatan seseorang untuk meraih apa yang tidak ia dapatkan. ''Bersegeralah kepada ampunan Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi ...'' (QS Ali Imran [3]:133)
Kedua, shalat. Di antara dosa besar adalah menunda waktu shalat. Dan orang yang berani menunda shalat apalagi sampai meninggalkannya, berarti tidak yakin akan kematian yang siap mengincarnya. ''Sesungguhnya orang-orang munafik menyangka bisa menipu Allah, tapi sungguh Allahlah yang menghinakan mereka. Yaitu ketika mereka diseru untuk shalat, mereka bermalas-malasan ...'' (QS an-Nisa [4]:142)
Ketiga, membayar utang. Rasulullah dan para sahabat menunda menshalatkan mayit yang masih punya utang. Karenanya, jangan tunda membayar utang jika sudah mampu untuk membayarnya. Kelak di akhirat, amal kebaikan seseorang akan berpindah kepada yang memberi utang lantaran ketika di dunia tidak membayar utang padahal ada kemampuan.
Keempat, bersedekah. Bersedekah berarti memanggil rezeki yang berlimpah. Dan menunda sedekah sama dengan menunda datangnya rezeki yang berlimpah.
Kelima, berbuat baik. Hendaknya kita tidak menunda pekerjaan yang baik sampai besok, jika bisa dilakukan hari ini. Karena beban dan kewajiban esok hari sudah berbeda nuansanya dengan hari ini. ''Ketika telah selesai mengerjakan suatu perbuatan, maka (bergegaslah) mengerjakan (amalan) lain.'' (QS al-Insyirah [94]: 7)
Selain kebaikan di atas, masih ada empat amalan baik lainnya. Yaitu, menikah, berwasiat, menguburkan mayat, dan meminta maaf. Kesalahan yang belum termaafkan akan menjadi hambatan kelak saat kita menghadapi pengadilan Allah. ''Dan minta maaflah kalian, karena itu akan mendekatkan kepada ketakwaan.'' (QS al-Baqarah [2]:237)
Berita Lain
Periode VI Tahun 2010
SE di Surabaya dan Bali
SUKSES NURSING CAMP ILMIKI WILAYAH IV
Meningkatkan Profesionalitas Guru Bimbingan Konseling demi keberhasilan dalam penerapan KTSP serta Meningkatkan layanan bimbingan konseling melalui Pengembangan Spiritualitas, Kreatifitas dan Inovasi
Beasiswa Untuk Siswa/Mahasiswa Berbakat dan Berprestasi
Prinsip Moral Yang Digunakan Untuk Menjalankan Profesi
BEASISWA PPA dan BBM Tahun Anggaran 2010
Ingat Ujian UAS Semester Ganjil
Minuman Soda dan Risiko Kesehatan
Gadar & Manajemen Keperawatan
“ Ketika Cinta Harus Memilih antara Pacaran atau Menikah”
Sabtu, 10 April 2010
''Ketika telah selesai mengerjakan suatu perbuatan, maka (bergegaslah) mengerjakan (amalan) lain.'' (QS al-Insyirah [94]: 7)
40 santri mahasiswa penghafal Al Qur;an
Nyantri Membawa Ketenangan
Pelajari fakta tentang mengorok dan temukan solusinya. Yuk, mari...
Orang di Jabatan Tinggi Banyak Mengidap Hypercrisy
Kapsul Nabi ( Habatussauda)
